Selamat datang di blog saya, Retno Dwinika.

Saya tau rasanya kebingungan saat berkunjung ke kota atau negara lain tanpa bermodalkan informasi yang memadai.

Browsing kesana kemari tapi tetap info yang didapat kurang lengkap. Takut melewatkan makanan enak, tempat-tempat unik, budaya yang cantik dan keindahan alam. Belum lagi susahnya mencari informasi tempat-tempat lokal yang jauh dari suasana touristy.

Yep, saya juga pernah merasakan! 🙂

Hal itulah yang memotivasi saya untuk menulis blog tentang travel, food, and remote work dengan informasi yang lengkap dan transparan agar perjalanan kalian akan sesuai dengan harapan dan lebih mudah untuk direncanakan.

Tentang Retno Dwinika

Wat Pho, Bangkok, Thailand

Lahir dan bertumbuh di Bali, pulau yang terkenal dengan pariwisatanya, saya merasa sangat akrab dengan dunia pelayanan.

Pekerjaan profesional pertama saya adalah bergelut di industri pernikahan internasional.

Siapa sangka, pekerjaan pertama ini langsung membuat saya jatuh cinta dengan industri pernikahan dan memutuskan untuk terus berdedikasi didalamnya.

Saat ini, dedikasi saya adalah sebagai Pendiri and Kepala Perencana Pernikahan di Amora Bali Weddings.

Pekerjaan saya sebagai perencana pernikahan internasional memberikan saya banyak kemudahan untuk bekerja dari mana saja asal terhubung dengan internet.

Kalau ada jeda panjang antara satu pernikahan ke selanjutnya, saya biasa manfaatkan waktu untuk travelling. Mencoba hal baru, berburu makanan, belajar budaya lain dan menikmati keindahan alam.

Setiap hari, diluar hari H pernikahan, dalam satu hari saya bekerja dari satu cafe ke cafe lain. Beberapa layak untuk dikunjungi lagi dan beberapa tidak. Yang layak untuk dikunjungi lagi, tentu akan saya share di blog ini.

Sebagai perencana pernikahan, saya banyak memberikan saran dan rekomendasi untuk klien dan tamu undangan yang akan datang ke Bali.

Supaya bisa memberikan saran dan rekomendasi yang autentik, saya harus mengunjungi dan merasakan sendiri banyak tempat, dari kelas mewah menengah keatas sampai warung kecil yang dikelola oleh keluarga lokal.

Beruntungnya, kalian tidak perlu menjadi klien pernikahan saya untuk dapat rekomendasi tentang dimana untuk makan dan dimana untuk berkunjung.

Berbagi itu baik, kan? 🙂